Kamis, 26 Juni 2025

Berpikir Kritis di Era Overthinking

Penulis: Dinda Arselina (XI IPS 1)

Hari-hari ini, istilah overthinking sering muncul. Banyak remaja, termasuk aku, kadang terjebak dalam pikiran yang berputar-putar tanpa ujung. Tapi di sisi lain, kita juga diajarkan untuk berpikir kritis. Lalu, apa bedanya?

Berpikir kritis adalah kemampuan menyaring informasi, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, dan mengambil keputusan rasional. Sedangkan overthinking lebih pada kekhawatiran berlebihan yang tak kunjung selesai. Kuncinya ada pada kendali: kita perlu tahu kapan harus berpikir mendalam, dan kapan harus berhenti.

Dalam hidup, tidak semua hal perlu dipikirkan terlalu jauh. Kadang, justru dengan membiarkan diri sedikit santai, solusi datang dengan sendirinya. Jadi, berpikir kritis itu penting, tapi harus tahu batasnya agar tidak berubah jadi beban mental.

0 comments:

Posting Komentar