Penulis: Reyhan N. (X IPA 3)
Di era informasi yang serba cepat ini, kita dibanjiri berbagai berita, pesan, dan konten setiap hari. Sayangnya, tidak semua informasi itu benar. Hoaks menyebar bahkan lebih cepat daripada fakta. Di sinilah pentingnya literasi digital.
Banyak orang masih menganggap literasi digital hanya sebatas bisa mengoperasikan ponsel atau laptop. Padahal, literasi digital adalah kemampuan untuk memahami, mengevaluasi, dan memfilter informasi secara kritis. Sebagai pelajar, kita punya tanggung jawab moral untuk tidak menyebarkan berita yang belum tentu benar hanya karena ingin terlihat “up to date”.
Literasi digital mengajarkan kita untuk menelusuri sumber informasi, memahami konteks, dan bertanya sebelum mempercayai. Dengan kemampuan ini, kita tidak hanya menjadi pengguna aktif media digital, tapi juga menjadi warga digital yang bijak. Sudah saatnya kita tidak hanya pintar dalam akademik, tapi juga cerdas bermedia.
0 comments:
Posting Komentar