Manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan maupun permasalahan. Keduanya adalah bagian dari hidup—dan menghindarinya adalah hal yang mustahil.
Hidup sendiri sudah merupakan beban tersendiri. Dan mati? Bukan solusi. Karena bagi yang meyakini, kematian justru adalah awal dari kehidupan yang lebih panjang—dan tentu, lebih besar pertanggungjawabannya.
Tapi persoalan manusia tidak berhenti di sana. Ada satu hal yang lebih rumit lagi: hati.
Maka yang paling bijak dilakukan adalah: sandarkan hati itu kepada Sang Pemiliknya.
Karena hanya Dia yang benar-benar memahami.
Bagaimana caranya? Sejak kecil, kita diajarkan tentang berdoa. Maka berdoa adalah satu cara terbaik untuk menjaga hati tetap dalam kendali. Doakan hati agar tetap tenang, dalam segala keadaan.
-
Ketika bahagia, mohonlah agar diberi kesadaran untuk bersyukur dan tidak berlebihan.
-
Ketika sedih, mintalah kekuatan agar tetap tenang dan yakin bahwa kesedihan bukan kesalahan—hanya bagian dari proses.
-
Ketika marah, mohonkan perlindungan agar tidak terpancing melakukan atau mengucapkan hal-hal yang menyakitkan. Karena marah sering kali bukan datang dari logika, tapi dari bisikan yang menyesatkan.
0 comments:
Posting Komentar